Wall Post Untuk Pujaan Hatiku

•August 3, 2009 • Leave a Comment

facebook terasa dingin, tanpa kehadiran kk……..
diriku membeku, tersiksa kejamnya waktu
haru biru…. sendu dan pilu….

dalam riuh rendah gemuruh keramaian
tetap kurasakan sepi sendirian

tanpa cahaya
kegelapan menjadi raja

oh, lentera…..
berilah sedikit terang….
karena jiwa ini lara…..
tertusuk luka tak berbilang…..

Mengapa Aku Begitu Hampa

•July 31, 2009 • Leave a Comment

dari thread balas-balasan puisi di aoindonesia.net
bikin ngasal jadi….. buat menuhin kuota posting…..
da yang bisa ngejawab? jawabannya pake puisi juga donk….. ^_^
kehormatan spesial bagi kak tomi ‘tama’ narotama buat ngejawab note ini……

ya,
aku begitu hampa
dalam warna dunia

yang semakin merona
saat kutoreh
kuas-kuas cinta

abadikan indah dirinya
abadikan hangat cintanya

paletku membiru sendu
memerah darah
putih perih
gores kanvas kasih

kutoreh kuas-kuas cinta
abadikan indah dirinya
abadikan hangat cintanya
untuk kekasihnya
sang jejaka tua

akankah kudapat jawabnya….

mengapa…..
saat dihadapannya
berdiri seorang remaja
menggenggam gairah membara

ia biarkan asa
terabai tercabik tercerai
terhempas dalam badai

mengapa ia terima cinta sang jejaka tua….?

Nocturnal Trivial Note: A Chat With An Old Friend

•July 31, 2009 • Leave a Comment

June 30th, 2009

“spending long nights with him, I neglect all my duties…….. atashi wa aitsu no tame ni subete wo gisei ni yo….. gonna sacrifice everything for him…..”

biarkan bintang berlalu
biarkan bulan melaju
karena hanya dirimu
yang mampu
buat diriku
menahan rasa kantukku
sampai nanti jam satu

namun demikian
rasa penasaran
yang tersulut oleh melodi
menyeret jiwa ini
tuk segera gerakkan jemari
cumbui bidadari hati
walau ia hanya benda mati

mataku mulai terasa pedih
letih
menatap layar putih
mendengarkan dirinya
berkata dalam aksara

kehampaan di udara
kekosongan dalam dada
nestapa

sahabat: Wew, that bad huh?
aku: ntah, mungkin cuma aq aja yang parno
sahabat: Ow, u’re trying to protect her and don’t want anybody hurt her right?
aku: boleh dibilang gitu
sahabat: Tresno ni…
aku: gak juga, orang baru sekali ketemu langsung
sahabat: La tp tu cewe ke kamu py?
aku: responnya bagus2 aja….. terbuka dan gak jaga jarak
sahabat: Skali ketemu gmana?
aku: yah, nyambung….

menanti kata sahabat
menahan dingin nan menyengat

sahabat: Cie…
sahabat: So, wot next?

berpikir sejenak……

aku: ntah
aku: ada saran?
sahabat: Mmm…
sahabat: Yg pasti bkn dgn kekerasan.
sahabat: Just be there when she needs to share.
aku: gak lah… aq gak pingin kelahi cuma gara2 ce
sahabat: Yup, silly of u if that happens.
aku: macam termehek2 ajah….
sahabat: Haha… Kan lg jamane hel…

rasa dingin sampai pada batas yang tidak dapat aku tolerir lagi… sehingga dengan menebalkan muka aku minta izin masuk ke sekre arc, yang mana aku bukan salah satu dari anggotanya….

sahabat: Yowez, hel, get the best ya!
sahabat: So long
sahabat: Gud nite!
aku: thx

akhirnya kehangatan, dan kelegaan
saat ku tahu ada dorongan
ada dukungan

My New Partner In Crime

•July 23, 2009 • Leave a Comment

Setelah beberapa kali terpaksa menggunakan kamera pocket dengan segala keterbatasannya, ini adalah saat yang sudah lama kutunggu-tunggu….

Bersamaan dengan kepulanganku ke Magelang, aku diizinin bokap untuk mewarisi kamera kesayangannya… Sebuah SLR film tua, yang bahkan sudah ada sebelum bokap nikahan….

Nah, perkenalkan, ini Konica “Connie” Autoreflex TC yang sejak kecil sudah aku idam-idamkan pingin aku pake……

Yang masih mulus

Yang masih mulus

Satu keistimewaan kamera Konica (yang sering underrated di Indonesia, dikalahkan oleh Canon) adalah lensanya yang bagus. Dan memang benar, lensa SLR tua bokap ini seringkali berhasil mengambil gambar pada kondisi-kondisi sulit, seperti menentang cahaya matahari. Dan CMIIW, lensa ini termasuk kuat karena bukaan maksimumnya f/1.4, lebih gede dari kebanyakan lensa.

Sayangnya, karena usia yang sudah uzur dan perawatan yang seadanya, prisma kamera ini cacat karena ditumbuhi jamur, yang tampak sebagai noda-noda berwarna hitam pada bidikan. Tetapi, untuk hasil jepretan InsyaAllah masih bagus. Semoga.

My Dad's Camera

My Dad's Camera

Oh, ya. Sejak Senin kemarin aku sudah mulai eksperimen ngambil foto-foto dengan si Connie ini. Dua diantaranya diambil secara sembunyi-sembunyi (maaf kak Dyan….).
Masalahnya, karena ini kali pertama aku pake SLR secara full manual (bahkan tanpa light meter), aku agak ragu hasilnya bakalan bagus, terutama soal pencahayaan.
Yah, semoga saja hasilnya gak hancur-hancur amat. Ntar klo udah jadi fotonya bakal aku upload ke fesbuk, Flickr, plus deviantart. Saya tunggu kritikan dan komentarnya…..

Mudah-mudahan, si Connie akan selalu setia menemaniku dalam mengabadikan segala yang aku alami, merekam perjalanan hidupku, umat manusia dengan segala pernak-pernik mereka, keindahan alam saat aku outbond dan keindahan paras gadis-gadis Indonesia *dasar mata keranjang*, sampai suatu saat nanti aku memperoleh pengganti sebuah SLR digital.

P.S.:
Aku pingin banget cari tambahan lensa buat si Connie, satu lensa wide angle dan satu zoom tele. Ada yang tau tempat yang jualan lensa buat SLR Konica model lama atau yang compatible? Please share with me……..

My First Pack of Cigarettes

•April 23, 2009 • 2 Comments

2009412

11:07

Orang bisa berubah. Perubahan ini belum tentu perubahan yang baik, bisa aja perkembangan ke arah yang negatif.

Seperti yang terjadi pada diri gw….

Kemarin, jatah uang makan dari Ibu Kos (gw nitipin uang ke Bu Kos biar gak cepet habis klo di tangan gw sendiri) gw alokasikan untuk satu tujuan yang pasti.

Beli rokok sebungkus.

Sebetulnya gw pingin cari Marlboro Black Menthol, berhubung gak ada di warung-warung, sebagai gantinya gw beli L.A. Lights Menthol 16 batang seharga sembilan ribu perak.

L. A. Lights Menthol itu adalah sebungkus rokok pertama yang gw beli.

Itulah yang berubah dari diri gw…. Dari sebelumnya seorang remaja yang anti rokok dan paling sebel ama asap rokok, menjadi seorang perokok aktif….

Flashback

Perkenalan gw dengan rokok dimulai saat gw kelas 12 SMA. Yang gw inget, waktu itu gw ditawarin Jarum Super, dan gw yang belon tau caranya menikmati rokok dengan benar (gw gak ngisep tuh rokok sampai paru-paru, cuma ngemut asapnya di mulut), ngerasa bahwa rokok itu ‘bukan apa-apa’ dan ‘sama aja antara ngerokok ama enggak, cuma beda pahit di mulut’.

Gw mulai beli rokok eceran, tapi jarang banget, paling-paling gak sampai sekali sebulan.

Pengalaman gw dengan rokok berlangsung statis sampai gw ikutan join KMPA Ganesha dan Amuba (Anak Musik Bandung). Dari anggotanya yang sebagian besar perokok gw mulai mengenal nikmatnya rokok menthol kalo dihisep sampai paru-paru, dingin di tenggorokan gitu, beratnya Dji Sam Soe, dan seretnya Marlboro.

Akhirnya pada suatu malam, setelah launching Amuba gw ikut makan-makan di sebuah warung (lupa gw namanya). Di situ, gw yang merupakan ‘anak bungsu Amuba’ diajari cara menikmati Marlboro merah yang seret itu. Yah, intinya sih diisep dalam-dalam aja….

Kenikmatan yang sebenarnya baru terasa setelah sebatang rokok habis. Kepala gw terasa agak pusing, tapi ringan banget, seperti melayang-layang. Sensasinya seperti kena serangan darah rendah (gw penderita darah rendah). Pikiran jadi tenang, pokoknya sulit digambarkan dengan kata-kata.

Saat itu gw mulai berpikir, gak ada salahnya rutin ngerokok.

Dan begitulah, tanggal 11 April kemarin gw nyatakan kepada dunia, ‘sekarang gw adalah seorang perokok, mukyaaaaaa!!!!’.

Amuba (Anak Musik Bandung) Launching

•April 14, 2009 • 1 Comment

2009411

1:47

April 10th, 2009

08.30 pm

e-plex Paris Van Java, Bandung

Synthsivin

Anto – vocals

Rengga – rhythm guitar

Dito – lead guitar

Fitri – keyboard

Danis – bass guitar

Dika – drums

Repertoire:

HIM – Razorblade Romance – Gone With The Sin

Synthsivin – Single – [medley lagu sendiri]

Gears:

Hardware:

Yamaha MM6 60 keys synth action

Generic USB to MIDI cable

Acer Aspire 2920 (Core 2 Duo, 1 GB RAM)

[onboard soundcard with ASIO driver, 512 samples buffer, 13 ms latency]

Software:

Ableton Live 7.0.1 (ReWire master)

Reason 6 (ReWire slave)

Akoustik Piano (VST plug-in)

Patches:

[E:\softsynth_sets\pvj_10_apr]

1. [Reason] [NN-XT] Redemption

[Akoustik Piano] Steinway & Sons Concert Grand D

[Reason] [Thor] (custom) saw_lead

2. [Reason] [Subtractor] Analog Replicant

[Akoustik Piano] Steinway & Sons Concert Grand D

Remarks:

Rig:

CPU usage +/- 15%

RAM usage 99%

Stable

No glitches/underrun

No crash/error

Sound:

Could barely heard what I played since there was no monitor

Feedbacks:

[Edith] Boost low and mid frequencies for piano (to thicken the sound)

['Candil'] Louder pads

[Danis] Tempo keeping (need to be more constant)

[Yopi] You rocks!

Nasi Goreng Padang Ranah Minang

•March 17, 2009 • 1 Comment

2009年3月17日
19:58

Sebetulnya lagi blogstuck juga nih, tapi klo gak dipaksain nulis, mau sampai kapan blog gw ditelantarkan….
Sejak beberapa hari yang lalu di Balubur ada warung tenda baru menggantikan warung tenda soto yang tampaknya kurang laku dari hari ke hari. Warung itu bernama ‘Ranah Minang’, dan menyediakan berbagai menu dengan bumbu ala Padang seperti ayam pop, soto padang, nasi goreng padang, dan lain-lain.
Membaca kata nasi goreng padang, ingatan gw melayang ke masa-masa pulang kampung ke Sumatra dulu waktu gw masih smp kelas satu. Dulu, tiap kali jam makan, bus malam yang kami tumpangi selalu berhenti di rumah makan padang (waktu di Sumatra tentunya). Dan, karena waktu itu gw belon doyan makan daging, terpaksalah gw memilih satu2nya menu yang tidak ada dagingnya: nasi goreng padang. Pengalaman makan nasi goreng padang itu begitu berkesan di lidah gw. Nasi goreng berminyak, pedas, tapi lezat sekali, di restoran manapun gw makan. Nasi goreng padang masuk jajaran nasi goreng terlezat yang pernah gw makan, selain nasi goreng magelangan Cak Ragil dan tentunya nasi goreng buatan mami (satu ini belum ada yang bisa ngalahin).
Ok deh, untuk bernostalgia merasakan kembali sensasi lezatnya nasi padang, gw memesan satu porsi nasi goreng ke warung tenda itu. Harganya 500 perak lebih mahal dari nasi goreng kebanyakan, Rp 6500,00. Boleh juga, klo gini harusnya rasanya lebih lezat donk….
Dan singkat cerita, nasi goreng datang juga setelah kira2 seperempat jam menunggu. Warnanya kemerahan, bukan coklat seperti nasi goreng kebanyakan. Yah, emang nasi goreng padang warnanya seperti itu…. Di atasnya ditaburi serpihan daging sapi, kerupuk, telur dadar dan irisan tomat dan ketimun. Slrrp…. Air liur gw membanjir ke mulut.
Seperti biasa, klo waktu makan nasi goreng yang gw makan adalah krupuknya dulu. Di sini mulai celanya kebongkar, kerupuknya kurang enak. Gak ada rasanya gitu.
Selanjutnya, menurut prosedur tata cara makan nasi goreng ala Marshwillow, yang dimakan adalah telur plus sedikit nasi goreng. Mmm… nah ini dia, telurnya enak dan wangi. Gurih…. Rasa nasi goreng yang sebenarnya belum gw rasakan karena masih ketutupan rasa telur dadar.
Selanjutnya main course: nasi goreng padang, kali ini tanpa embel-embel apa-apa karena pelengkap lainnya udah gw habisin.
Satu suap…. Kerasa pedas doank….
Dua suap…. Ini nasi lupa dikasih bumbu yah?
Tiga suap…. Alamaaakkk…. Nasi goreng ini rasanya cuma seperti nasi dikasih sambal. Gak ada bumbu padangnya sama sekali, yang ada pedes doank…. Terus terang gw agak lupa emang rasa nasi goreng padang yang asli, tapi gw tau rasanya nggak hambar seperti ini….
Nyesel deh gw beli nasi goreng di warung Ranah Minang. Lain kali gak lagi ah….
Writer’s rating: not recommended (4/10)
P.S. : salah satu nilai plus yang dimiliki warung Ranah Minang adalah tempatnya yang bersih dan higienis. Piring dan gelasnya tercuci bersih dan gak bau sabun. Jauh lebih higienis daripada warung-warung Balubur lainnya. Kalo saja masakannya enak….

Api Cemburu

•February 18, 2009 • Leave a Comment

2009218

10:40

Apakah yang dapat membuat orang memusuhi orang lain? Banyak hal, dan itu tergantung dengan sifat orang tersebut. Mungkin, orang yang dia musuhi udah merugikan si dia. Atau, yang paling bisa menimbulkan permusuhan terparah, adalah cemburu. Dia nggak mau ceweknya [atau his adorable one] ada yang ngedeketin selain dirinya atau teman-temannya yang gak berpotensi menimbulkan hubungan asmara. Dan cemburu tidak hanya terjadi di dunia nyata, interaksi sosial di situs social utility juga dapat menimbulkan cemburu buta.

Seperti contoh kasus gw. Belum apa-apa, baru aja kenalan via facebook, qta berdua udah musuhan. Tanpa alasan yang masuk akal, dia ngedamprat gw dan ngeremove gw dari friend listnya. Never had such an insult before.

Gw awalnya gak tau sebabnya. Ok, qta telusuri aja dari awal mula pertengkaran gw dengan MSH, anak lulusan SMAN 3 Bandung yang sekarang kuliah di Jakarta itu.

Ini terjadi kemarin malam sekitar jam sepuluhan. Pertama, gw lagi facebook-walking di profilenya Kak Ai, nemu wall yang bunyinya begini:

“sebel sebel sebell

aku udah gak pernah disapa lagi sama ****!

weeekkk”

Hmmm, dicuekin yah…. Kacian, deh lu. Lalu gw ngepost di wall orang itu,

“Hehehe…. xpxpxpxp

just facebook-walking, salam kenal”

Kurang lebih bunyinya begitu, lah.

Mungkin dia tau maksudnya klo gw ngetawain nasibnya yang dicuekin Kak ‘Nyamuk Demam Berdarah’ itu. Beberapa menit kemudian, waktu gw ngeliat lagi ke profile orang itu, posting wall gw udah dihapus. Tentu aja gw kecewa, apa salah gw, sebagai friend on facebook, gw punya hak donk, comment ke wall orang itu. Sikap dia ngedelete wall gw itu gw rasakan sebagai sebuah penolakan untuk bergabung ke lingkar komunitas Kak ‘Nyamuk DB’ dan kawan-kawan.

Sebagai reaksinya, gw posting wall lagi,

“Yah, dihapus…. Sekalian aja yang ini dihapus juga….

:(

Lanjutnya, gw dapat IM dari MSH,

MSH: Siapa sihh looo?

Gw: *****, itb 2007

MSH: Emang knapa klo gw ngehapus wall elo

Gw: Trus knapa kk ngeapprove friend request aq?

Gw: Gak apa-apa sih, cuma aq ngerasa gak diterima aja

[You don't have permission to chat with this person]

Ternyata, dia udah ngeremove gw dari friend listnya. Kontan aja gw ngamuk-ngamuk, dan gw nulis umpatan di status facebook gw. Tapi itu gak berlangsung lama, karena setelah gw pikir-pikir, apalah artinya kehilangan satu orang yang samasekali belum gw kenal. Terserah, dia kan gak ngasih makan gw.

Gw baru tau alasan kenapa dia ngedelete wall gw dan marah ama gw setelah gw liat wall dia di profilenya Kak Ai. Dia ngepost begini:

“maaaakkkkkk tadi ada boyolaa nuliss di wall gw gituu! huuuaaaa langsungg gw apuuss!!”

Setelah gw pikir-pikir, mungkin attitude gw di facebook dengan Kak Ai udah terlalu berlebihan, sampai-sampai orang lain ngira gw mau pedekate ama Kak Ai (padahal emang iya :x ). Akhirnya, gw ngepost lyric lagu Learning To Live sebagai permintaan maaf buat Kak Ai dan kawan-kawannya yang merasa cemburu ato dilangkahin.

Eh, udah mau kuliah nih…. Bye-bye.

Chat Record #1

•February 16, 2009 • Leave a Comment

curhat via ym dengan seorang sobat

tentang facebook 1044927720

2009年2月15日
16:24

freaky_choconi: finally, her ym is off
freaky_choconi: that means she’s read my messages
freaky_choconi: but she didn’t replied me
isaac: i disagree..
freaky_choconi: i’m ignored
isaac: definetly disagree
isaac: u’r too much dreamin buddy
isaac: :D
isaac: i mean it
freaky_choconi: yeah, i am
freaky_choconi: a dreameer
isaac: L-)
freaky_choconi: so, the point is…
isaac is typing a message.
isaac: find a girl who want to be ur “really” wife
isaac: someone
isaac: who always be with u
freaky_choconi: she’s just 2 months older….
isaac: always support u
isaac: no,it’s find
isaac: whether she older than u or not
isaac: but,try to find real girl
isaac: who really wants to be ur wife
isaac: not just a girlfriends
but,try to find real girl
isaac: who really wants to be ur wife
isaac: not just a girlfriends
isaac: coz,girlfriend just for having fun
isaac: n that means shit
isaac is typing a message.
isaac: :D

Ketololan Di Facebook – Language Abuse

•February 14, 2009 • Leave a Comment

2009214

10:11

Orang bilang, mulutmu harimaumu, pena lebih tajam daripada pedang. Sebuah ucapan, dapat membawa berbagai efek yang mungkin samasekali tidak terduga oleh penuturnya. Ucapan itu dapat menciptakan persahabatan, mempererat cinta kasih, menimbulkan permusuhan, atau bahkan menyulut peperangan. Qta mungkin hanya butuh waktu sedetik untuk memikirkan apa yang akan qta ucapkan, tapi qta mungkin qta akan menanggung konsekuensi buruk ucapan qta yang kurang bijaksana itu selama seumur hidup, entah itu kehilangan seorang sahabat, dimusuhi, dibenci, dan hal-hal lain yang tidak mengenakkan.

Pagi ini, setelah tidur larut malam yang cukup nyenyak, gw didera perasaan gak enak banget. Perasaan itu udah menyerang kemarin malam, waktu gw terakhir online di facebook. Entah kenapa, gw merasa gw udah melakukan suatu kesalahan besar, suatu dosa besar. Suatu bad attitude terhadap orang yang lebih tua dan belum gw kenal.

Ini semua bermula dari kebiasaan gw di facebook nge-add cewe-cewe yang gw anggap lumayan cantik, mulai beberapa hari yang lalu. Sejak saat itu gw mulai iseng ngasih personal message waktu nge-add. Tapi, supaya gak langsung ketahuan, gw tulis personal message itu dalam bahasa Jepang. Dengan modal bahasa Jepang yang sedikit di atas level bahasa Tarzan, ditambah kamus komputer J-Quick Trans dan buku Manga no Kotoba, gw mulai berani kurang ajar.

Isi personal messagenya? Gombal dan alay banget. Dengan berasumsi bahwa mereka gak tau bahasa Jepang, gw tulis kata-kata yang kalo orang normal tau artinya bisa mual. Contohnya,

“Kamu cantik sekali, aq jadi jatuh cinta”

“Lo tipe kesukaan gw”

Terakhir, di status updates gw nemu foto-foto masa kecilnya N. Salah satu dari foto-foto memperlihatkan wajah seorang anak bernama *RS yang keliatan manis. Kak *RS ini, gw identifikasi dari nama belakangnya, adalah sodaranya Kak SAS yang ganteng abizz itu. Tanpa pikir panjang gw langsung friend request Kak *RS. Gw pikir, klo kecilnya aja udah kayak gitu, gimana sekarang? Saat itu di pm gw bilang, “Kakak lo ganteng banget, lo juga”

Yang bikin gw feel guilty abis adalah orang yang gw kirimin pm tuh (*RS) sodaranya seorang yang gw segani sebagai kakak yang bijaksana dan musisi hebat, seorang dewa bass di Apres!. Apalagi keluarga mereka sedang berduka karena ayahnya SAS baru saja meninggal.

Sekarang tinggallah gw merinding. Gimana klo ternyata Kak *RS tau artinya. Gw takut gw didamprat abis-abisan di wall. Hubungan gw dengan Kak SAS juga bisa rusak. Gw bakal kehilangan seorang kakak yang baik hati.

Bwt Kak *RS, tulisan ini sengaja dibikin sebagai ungkapan penyesalan dan permintaan maaf dari lubuk hati saya yang terdalam. Saya memang tidak pantas berkata demikian kepada Kakak…. Saya akui pikiran saya sedang tidak jernih waktu itu karena sudah terlalu lama online. Saya mohon Kakak mau memaafkan saya, dan kita bisa jadi teman.

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.